Memaparkan catatan dengan label Wisata Banyuwangi. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Wisata Banyuwangi. Papar semua catatan

Menikmati Pilihan Air Terjun di Banyuwangi (part 1)

AIR TERJUN JAGIR
Air Terjun Jagir adalah tempat wisata yang terdapat di Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Pengunjung dapat menikmati jernihnya air sungai yang mengalir dari ketinggian 50 meter. 

Air Terjun Jagir Banyuwangi ini ada 3 macam yang bersumber dari 3 mata air yang berbeda, yaitu Sumber Jagir, Sumber Buyut Ijah dan Sumber Pawon. 

Suasana yang penuh dengan kesegaran membawa pengunjung terhanyut dalam kedamaian. Selain itu, di lokasi tersebut juga terdapat tebing-tebing yang menjulang tinggi, yang cukup menantang bagi para pecinta olahraga adrenalin, dapat mencoba climbing disana.





AIR TERJUN SELLO TIRTO
Lokasi Air terjun Sello Tirto berada di wilayah PTPN XII Kebun Pasewaran, yang terletak di desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, sekitar 50 km dari kota Banyuwangi. Untuk mencapai lokasi air terjun, pengunjung harus berjalan 100 meter dari tempat pemberhentian terakhir, selanjutnya menuruni jalan setapak.

AIR TERJUN SELOGIRI
Air terjun Selogiri berjarak 13 km ke arah utara kota Banyuwangi, masuk wilayah Kecamatan Kalipuro. Dinamakan Air Terjun Selogiri karena lokasinya berada di daerah Perkebunan PTPN XII Selogiri. Air Terjun ini lokasinya masuk area perkebunan, maka perlu perjuangan untuk mencapainya.

Karena harus melalui jalan yang masih berbatu atau jalan makadam Untuk menuju lokasi Air Terjun Selorejo, sebaiknya tidak menggunakan motor matik mengingat medannya yang berbatu, bisa menggunakan motor trail atau sport. Jika naik mobil gunakan yang berpenggerak empat roda atau four wheel drive (4WD) dan jangan gunakan kendaraan sedan atau SUV.




Petunjuk Arah ke Air Terjun Selogiri :
Dari Banyuwangi kota mengarah ke Pelabuhan Ketapang, dan lanjut ke utara untuk sampai di wilayah Perkebunan Selogiri sejauh 3KM. Setelah melewati terminal Bus, Anda akan menjumpai papan petunjuk menuju ke Air Terjun Selogiri, lalu yang mengarah sebuah jalan yang tidak terlalu lebar.
Anda harus masuk ke gang di sebelah kiri jalan tersebut untuk menuju Perkebunan  PTPN XII Selogiri. Dari jalan raya, Air Terjun Selogiri hanya berjarak 7KM atau kira-kira ditempuh selama 40 menit dengan mobil. Anda akan memasuki kawasan hutan dengan mayoritas tanaman kayu jati. Jangan kaget jika di tengah hutan Anda menjumpai perkemahan tentara, karena memang wilayah tersebut sering dipakai kegiatan latihan militer.

Sampai di perbatasan Perhutani dan jembatan dengan papan petunjuk berisi ucapan selamatan datang di Hutan Pendidikan Blok Selogiri. Lanjutkan perjalanan sampai Anda menjumpai PAL ARBORETUM, yang berarti Anda sudah berada di lokasi Air Terjun Selogiri.
 
Suara indah gemuruhnya air terjun mulai terdengar sayup-sayup, jarak anda sudah dekat dengan Air Terjun Selogiri. Tidak ada tempat parkir di tempat tersebut, jadi biarkan kendaraan Anda di pinggir jalan dan lanjutkan perjalanan sekitar 200m lagi melalui jalan setapak menuju arah Air Terjun Selogiri.

Terpesona Keindahan Pantai Lampon Banyuwangi

Keindahan Pantai Lampon Banyuwangi tepatnya di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi sudah sejak lama memikat hati setiap warga di kota tersebut, tak heran setelah era pemerintahan Banyuwangi berganti dan lebih fokus ke arah wisata, Pantai Lampon kini menjadi spot dari aneka destinasi wisata pantai di kota Banyuwangi.

Hamparan pasir pantai warna kehitaman, karang yang kokoh dengan ombaknya yang besar, garis pantai yang panjang dan air laut yang jernih kebiru-biruan, dilengkapi lambaian daun kelapa di pinggir pantai menjadi ciri khas pantai lampon. Selain menikmati keindahan pantai dan perbukitan, di pantai lampon juga terdapat situs bersejarah, yaitu gua peninggalan masa penjajahan tentara jepang.

Di pantai Lampon juga terdapat bukit yang dapat dipanjat tanpa menggunakan alat. Namun disarankan tetap menggunakan alat supaya sesuai dengan prosedur keamanan. Di atas bukit tersebut, ada sebuah goa yang menjadi salah satu keunikan yang dimiliki Pantai Lampon. Pemandangan pantai yang memukau dilihat dari atas bukit akan menjadi pengalaman indah yang membuat pengunjung betah berlama-lama disini.

Pantai Lampon memiliki banyak jenis tumbuhan pantai yang dapat kita jumpai dan pelajari. Jadi cocok sekali bagi pelajar sebab tidak hanya menikmati panorama alamnya tetapi kita dapat sekaligus belajar. Di balik bukit di pantai ini  juga terdapat cekungan karang dengan ombaknya yang besar. Di cekungan ada banyak binatang khas pantai seperti bulu babi dan ikan-ikan kecil lainnya. Jika beruntung, kita juga dapat melihat indahnya pelangi yang berasal dari semburan ombak dari cekungan yang biasa orang sebut Naga Sasra.

Pantai Lampon juga berdekatan dengan Pulau merah, dan pantai panceryang saling berdekatan. Sehingga Anda dapat menikmati keindahan ketiga pantai ini dalam sehari.

Wisata Teluk Ijo Banyuwangi

Pesona Pantai Teluk Hijau Banyuwangi
pesona pantai teluk hijau banyuwangi
Obyek wisata Teluk Hijau berada dalam areal Taman Nasional Meru Betiri, Taman Nsional yang selain bagian dari Kota Jember juga masuk kawasan area Kota Banyuwangi. Teluk Hijau berada di Sarongan, Pesanggaran, Banyuwangi. Lokasinya berjarak sekitar 90 kilometer dari Kota Banyuwangi. Dinamakan Teluk Hijau sebab air lautnya yang cenderung berwarna hijau.

Teluk Ijo juga sering disebut Green Bay oleh kebanyakan orang, ada juga yang menyebutnya Pantai Teluk Hijau. Teluk Hijau memiliki keunikan pasir putih yang halus mudah melekat di kulit dan ga memiliki air terjun setinggi 8 meter. Diujung barat dan timur terdapat batuan karang. Air laut yang jernih dan berwarna kehijauan serta suasana asri membuat siapapun yang melihatnya merasa kagum.

Di Teluk Ijo kita bisa berenang atau sekedar bermain pasir dan air dipantainya. Sebab di sisi timur ada sebuah air terjun air tawar isa dipakai uuntuk membilas badan selepas berenang dipantai terlebih dengan debit air yang sedang di air terjun tersebut, cocok untuk dipakai mandi. Untuk yang suka camping dilokasi ini juga cukup bagus untuk mendirikan tenda.

Menelusuri Sanggar Gejah Arum Banyuwangi

Tak lengkap rasanya berwisata di kota banyuwangi namun tidak singgah di tempat wisata desa adat auwangi, desa adat banyuwangi yang dimaksut kali ini adalah desa adat kemiren, banyuwangi. Terletak di Kecamatan Glagah, Desa Kemiren memiliki luas 117.052 m2 memanjang hingga 3 km yang di kedua sisinya. Penduduk di desa ini merupakan kelompok masyarakat yang memiliki adat istiadat dan budaya khas Banyuwangi yaitu suku Osing (Using). Pemerintah menetapkannya Desa Kemiren sebagai daerah cagar budaya dan mengembangkannya sebagai Desa Wisata Suku Osing (Using).

Didesa Adat kemiren ini, terdapat sebuah sanggar bernama Gejah Arum milik pengusaha sukses Setiawan Subiakto, beliau adalah salah satu tester kopi berkelas dunia. Disanggar ini ada aak hal yang bisa anda temui, selain menikmati kopi khas kemiren racikan pak iwan sekaligus tempat menikmatinya semacam bar kuno, ada juga Rumah adat, tarian, dan musik yang mencerminkan kesenian banyuwangi dan banyuwangi di masa lalu.

Berikut penulis sertakan foto - foto yang berkaitan dengan Sanggar Gejah Arum di Desa Adat Kemiren Banyuwangi, info selengkapnya tentang Desa Adat ini bisa anda baca dengan Klik Wisata Desa Adat Kemiren ini.
desa kemiren sebagai desa adat di banyuwangi
sanggar gejah arum di desa kemiren


penampakan foto sanggar gejah arum banyuwangi

penampakan didalam sanggar gejah arum
kopi khas kemiren di sanggar gejah arum
  

paglak, diatas ada musisi yang selalu memainkan musik kuno banyuwangi

menikmati jajanan khas banyuwangi di sanggar gejah arum

Musik Gedhogan ala Desa Kemiren disanggar gejah arum
Selain yang tersebut diatas, masih ada tarian yang disuguhkan yaitu Tarian Gandrung dan Tarian Barong.


Keindahan Pulau Santen Banyuwangi


Keindahan Pulau Santen Banyuwangi
Keindahan Pulau Santen Banyuwangi

Pulau santen terletak di tepi timur kota banyuwangi di kelurahan karangrejo. Dinamakan pulau Santen karena didalamnya banyak ditumbuhi pohon yang bernama pohon santen. Pulau kecil ini dihubungkan oleh sebuah jembatan beton dengan panjang kurang lebih 200 meter yang disekelilingnya ditumbuhi pohon bakau. 

Pulau santen dilengkapi fasilitas mainan untuk anak-anak dan pondok kayu untuk tempat bersantai sehingga cocok untuk dijadikan tempat refreshing dan melepas penat bersama keluarga. Sebab Pulau santen dikelilingi oleh banyak sungai yang terhubung dengan muara, banyak warna disini sering menggunakan untuk mencari ikan.


Gambar Header Blog Banyuwangiarea Kurang ke Tengah

Sebenarnya uda sejak lama admin berniat menambah lebar siderbar kanan yang ada diblog ini, tapi terkendala perubahan gambar header karena lebarnya yang tidak sesuai dengan lebar total blog ini.
Setelah admin pertimbangkan, kenapa tidak dibuat ke tengah aja gambar headernya agar terlihat rapi, setidaknya itu bisa menyeimbangkan keindahan yang ingin tetap diberikan pada tampilan blog wisata banyuwangi ini.

Tanpa pikir panjang, edit kode blog langsung admain lakukan, pertama kita search dulu cara membuat gambar header ditengah, akan disajikan oleh google sebagai partner setia kita yang tanpa pamrih dan tidak meminta biaya. Tampak beberapa artikel sebagai referensi, dan taraaaa... pilihan sudah dimulai ...

Referensi pertama ada info seperti gambar dibawah ini untuk cara meratakan gambar header :
 

Setelah dicari, ternyata kode itu tidak ada, admi coba mencari dengan kata kunci "header-inner" yang muncul malah seperti gambar dibawah ini :
Merasa tidak sesuai, admin coba mencari referensi lain, dan ketemulah dengan panduan seperti gambar dibawah ini :
Dan ternyata panduan itu benar, gambar header blog ini bisa berubah ditengah menjadi lebih rapi, panduan tersebut ternyata yang cocok dengan kode script template blog ini, sedangan panduan yang diatas, cocok untuk theme blogspot standart yang beda jenis yaitu type "jendela gambar".

Oke sekian dari admin untuk artikel membuat gambar header ke tengah untuk blog banyuwangiarea, terimakasih admin ucapkan untuk loveheaven07 dot com yang memiliki panduan cara membuat gambar header ada ditengah dan cocok dengan kode script template blog ini, mengenai alasan kenapa admin tetap memakai theme bawaan blogspot, tunggu artikel berikutnya.

Salam Banyuwangi Ijo Royo-Royo, abdullah azwar annas bupati banyuwangi whit Tour de Banyuwangi Ijen Terbaru.

Wisata Taman Nasional Meru Betiri


Taman Nasional Meru Betiri terdiri dari 4 zona yaitu Zona Rimba seluas 22.622 Ha, Zona Pemanfantaan Intensif seluas 1.285 Ha, Zona Rehabilitasi seluas 4.023 Ha dan Zona Pemanfaatan Khusus seluas 2.155 Ha. Kawasan ini terletak di antara Kabupaten Banyuwangi dan kabupaten Jember, Jawa Timur. Taman Nasional Meru Betiri dikenal hutan tropis dataran rendah di Propinsi Jawa Timur bagian Selatan dengan beragam keanekaragaman hayati yang tinggi, diantaranya kekayaan flora dengan berbagai jenis tumbuhan yang bermanfaat sebagai obat. Habitat fauna sebagai objek dan daya tarik wisata alam yang tersebar pada areal seluas 58.000 Ha, dengan luas daratan 57.155 Ha, dan perairan 845 Ha.


Taman Nasional Meru Betiri memiliki tiga ekosistem berbeda yaitu Mangrove, Hutan Rawa dan Hutan Hujan dataran rendah. Taman Nasional ini memiliki habitat tumbuhan langka yaitu bunga raflesia (Rafflesia zollingeriana), dan beberapa jenis tumbuhan lainnya seperti bakau (Rhizophora sp), api-api (Avicennia sp.), waru (Hibiscus tiliaceus), nyamplung (Calophyllum inophyllum), rengas (Gluta renghas), bungur (Lagerstroemia speciosa), pulai (Alstonia scholaris), bendo (Artocarpus elasticus), dan beberapa jenis tumbuhan obat-obatan. Selain itu, Taman Nasional Meru Betiri memiliki potensi satwa lindung terdiri dari 29 jenis mamalia, dan 180 jenis burung.

Taman Nasional Meru Betiri terkenal sebagai habitat terakhir harimau loreng Jawa (Panthera tigris sondaica) yang langka dan dilindungi. Sampai saat ini, satwa tersebut tidak pernah dapat ditemukan lagi dan diperkirakan telah punah. Punahnya harimau loreng Jawa berarti punahnya tiga jenis harimau dari delapan jenis yang ada di dunia (harimau Kaspia di Iran, harimau Bali dan harimau Jawa di Indonesia).Taman nasional ini memiliki ciri khas tersendiri yaitu merupakan habitat penyu belimbing, penyu sisik, penyu hijau, dan penyu ridel/lekang di Pantai Sukamade. Di pantai tersebut dibangun beberapa fasilitas sederhana untuk pengembangbiakan penyu agar tidak punah.


Aksesibilitas
•    Jalur melalui Jember : Jember – Ambulu – Curahnongko – Bandealit sepanjang 64 km dari arah Jember, dapat ditempuh selama 1,5 jam.
•    Jalur melalui Banyuwangi : Jember – Glenmore – Sarongan – Sukamade sepanjang 103 km dapat ditempuh selama 3,5 – 4 jam.